Rumah Layak Huni

Pembangunan Rumah Pintar Shiddiqiyyah paripurna, setelah melalui proses pengkajian yang terus dimatangkan. Hasilnya rumah pintar yang tepat guna dapat diserahkan kepada para penerima. Rumah Pintar Shiddiqiyyah (RPS) diserahkan dengan beberapa fasilitas yang pintar namun simple, mudah untuk dipelajari dan dipahami. Selain kontruksi bangunan yang dipilih dengan bahan terbaik dan mendukung rumah kekinian,brumah pintar untuk Abdul Ngadi dan Paejan mempunyai beberapa keunggulan dari hunian kebanyakan masyarakat umum kalangan menengah.

Semangat Opshid memperhatikan kaum miskin yang belum memiliki rumah layak makin mengejutkan. Betapa tidak, bila selama ini kaum miskin dibangunkan rumah secara gratis dan tergolong mewah di kelasnya, kini Opshid berencana membangunkan rumah berkelas smart home. Telinga sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin belum pernah mendengar istilah tersebut. Bangunan ini juga belum ada di kalangan Shiddiqiyyah namun Opshid telah merancangnya untuk diberikan pada kaum miskin.

Dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun ini, Opshid mulai mengaplikasikan teknologi Smart Home dalam pembangunan rumah Layak Huni Shiddiqiyyah.

Perkembangan teknologi memang begitu pesat, tidak hanya pada sektor telekomunikasi saja. Pesatnya perkembangan ini juga merambah pada sektor-sektor lain, termasuk rumah tinggal. Penyerapan atas pesatnya perkembangan teknologi ini, oleh Opshid dijadikan sebagai sarana untuk menggapai tujuan mulia, yaitu untuk "mencerdaskan kehidupan bangsa".

Subhanalloh Alhamdulillah Astaghfirulloh, Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa, Pada hari Sabtu malam, 11 Oktober 2014, telah diadakan tasyakuran serah terima 10 Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah yang di bangun di kabupaten Tuban. Acara serah terima diawali dengan upacara bendera di masing - masing lokasi pembangunan RLHS pada Sabtu paginya, dilanjutkan dengan tasyakuran serah terima pada malam harinya.

Setelah, proses pembangunan Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah di Kabupaten Tuban dimulai, menyusul 10 keluarga miskin di Kabupetan Pati Jawa Tengah juga mendapat Rumah berkah dari Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) dalam rangka mensyukuri Hari Sumpah Pemuda ke-86 dan Tahun Baru Hijriyyah 1436 ini. Kamis, 03 Septerber2014 lalu tim rombongan panitia yang datang dari Pusat Ploso Jombang bershilllaturrahmi dari rumah-kerumah menyampaikan kabar gembira itu.

Di dalam rangkaian kegiatan Tasyakuran Sumpah Pemuda ke 86 dan Tasyakuran Tahun Baru Hijriyyah 1436, OPSHID juga mengadakan Bakti sosial di lingkungan pembangunan Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah yang diwujudkan dalam bentuk pemeriksaan dan pengobatan gratis.

Hari Sumpah Pemuda, hari yang sangat bersejarah sebagai tonggak kebangkitan nasional yang melahirkan kemerdekaan bangsa Indonesia, pada peringatan ke-86 tahun 2014 ini bakal ditasyakuri secara besar-besaran oleh Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) se-Indonesia dengan cara membangun monumen-monumen Sumpah Pemuda yang cukup fenomenal di berbagai daerah.

Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) menginsyafi untuk mensyukuri hari Sumpah Pemuda sebagai awal kebangkitan nasional #CintaTanahAir. Landasan rasa syukur mendorong keinsyafan mewujudkan pembangunan rumah layak huni Shiddiqiyyah dengan potensi sendiri sebagai perwujudan rasa Syukur #CintaTanahAir.

Program yang diaplikasikan sebagai perwujudan syukur Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa sebagai sumber dari lahirnya rasa persatuan Indonesia. Benih-benih cikal bakal rasa persatuan menjadi gerakan bersama lintas suku dan agama yangkemudian bangkit dan melahirkan sebuah peristiwa yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Gerakan-gerakan lanjutan kemudian berdampak masif dan berujung pada tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia, 17-08-45. Ingat! Bukan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena NKRI tidak pernah dijajah